HomeDocumentationBroadcast Campaign

Broadcast Campaign

Panduan lengkap menggunakan fitur Broadcast Campaign — kirim pesan WhatsApp berjenjang (drip campaign) ke banyak penerima dengan jeda waktu dan personalisasi otomatis.

Apa itu Broadcast Campaign?

Broadcast Campaign adalah fitur untuk mengirim pesan WhatsApp secara bertahap (drip campaign) kepada banyak penerima dalam beberapa hari atau minggu. Berbeda dengan Broadcast Schedule yang hanya mengirim sekali, Campaign dirancang untuk membangun komunikasi berulang yang terjadwal secara otomatis.

FiturBroadcast ScheduleBroadcast Campaign
PengirimanSekali kirimMulti-hari / multi-step
Jeda antar pesanDetik / menitHari (delay per step)
Personalisasi{{name}}, spintax{{name}}, {{opt1}}–{{opt7}}, spintax
Cocok untukPromo, pengumumanFollow-up, onboarding, nurturing

Langkah 1 — Buat Campaign Baru

Masuk ke menu Broadcast → Campaign, lalu klik tombol Buat Campaign.

Isi informasi dasar campaign:

  • Nama Campaign — Nama internal untuk identifikasi, misalnya "Follow-up Trial Maret 2025".
  • Deskripsi — Catatan singkat tentang tujuan campaign (opsional).
  • Device Pengirim — Pilih satu atau beberapa device WhatsApp yang aktif. Campaign akan merotasi device secara otomatis.
  • Jam Aktif Pengiriman — Rentang jam di mana pesan boleh dikirim, misalnya 07:00 – 20:00. Pesan yang sudah waktunya tapi di luar jam ini akan ditahan hingga jam aktif berikutnya.
  • Jeda Antar Pesan — Jeda acak (dalam detik) antara pengiriman ke penerima berbeda, misalnya 30–60 detik. Ini membantu menghindari deteksi spam oleh WhatsApp.

Langkah 2 — Tambahkan Steps (Hari Pengiriman)

Setiap step mewakili satu pesan yang akan dikirim pada hari tertentu sejak penerima didaftarkan ke campaign.

Untuk setiap step, isi:

  • Hari ke- — Berapa hari setelah tanggal daftar penerima (enrolled_at). Contoh: isi 0 untuk hari yang sama, 1 untuk besok, 7 untuk seminggu kemudian.
  • Jam Kirim — Waktu pengiriman pada hari tersebut, format HH:MM. Contoh: 09:00.
  • Tipe Pesan — Text, Media (gambar/video/dokumen), atau Button (hingga 3 tombol).
  • Isi Pesan — Teks pesan. Gunakan variabel personalisasi dan spintax (lihat bagian Personalisasi di bawah).

Tambahkan step sebanyak yang dibutuhkan. Urutan step ditentukan dari nilai Hari ke- (bukan urutan penambahan).

Contoh susunan 5-step campaign follow-up:

StepHari ke-JamTujuan
1010:00Sambutan / perkenalan
2109:00Penjelasan fitur utama
3314:00Testimoni / studi kasus
4710:00Penawaran / promo
51409:00Follow-up terakhir

Langkah 3 — Tambahkan Penerima

Penerima bisa ditambahkan dari Grup Kontak yang sudah ada, atau secara manual satu per satu.

Dari Grup Kontak

  1. Pilih satu atau lebih grup dari daftar grup kontak Anda.
  2. Sistem akan otomatis mengimpor semua anggota grup tersebut sebagai penerima campaign.
  3. Nomor yang sama tidak akan terdaftar dua kali dalam campaign yang sama (UNIQUE per campaign).

Membuat Campaign Sekaligus via Import Excel

Jika Anda ingin membuat campaign beserta steps dan penerima sekaligus dari sebuah file Excel, gunakan fitur Import Campaign. Lihat panduan lengkapnya di Import Campaign via Excel.

Langkah 4 — Aktifkan Campaign

Setelah steps dan penerima siap, klik tombol Aktifkan. Sistem akan:

  1. Mengubah status campaign dari Draft ke Active.
  2. Menghitung waktu kirim setiap pesan berdasarkan tanggal daftar penerima (enrolled_at) dan konfigurasi delay setiap step.
  3. Memasukkan semua antrian pesan ke sistem secara otomatis.
  4. Worker pengiriman akan mulai memproses antrian sesuai jadwal.

Pastikan device yang dipilih dalam status Connected sebelum mengaktifkan campaign.

Personalisasi Pesan

Gunakan variabel berikut dalam teks pesan untuk menyesuaikan konten per-penerima:

VariabelNilai yang diisi
{{name}}Nama penerima
{{phone}}Nomor WhatsApp penerima
{{opt1}}{{opt7}}Data custom dari kolom opt1–opt7 penerima

Contoh pesan:

Halo {{name}}! 👋

Terima kasih sudah mendaftar. Kode eksklusif Anda: *{{opt1}}*

Gunakan kode ini untuk diskon 20% di pembelian pertama.
Berlaku hingga {{opt2}}.

Spintax — Variasi Pesan Otomatis

Spintax memungkinkan sistem memilih salah satu variasi teks secara acak agar pesan terlihat lebih natural. Gunakan format {opsi1|opsi2|opsi3}:

{Halo|Hai|Selamat pagi} {{name}}!

Kami ingin {mengingatkan|menyampaikan} bahwa penawaran {spesial|eksklusif} Anda {segera berakhir|akan habis besok}. 🎉

Setiap penerima akan mendapatkan kombinasi kata yang berbeda.

Pause & Resume Campaign

Campaign yang sedang berjalan bisa dijeda sementara:

  1. Buka halaman detail campaign.
  2. Klik Pause Campaign. Semua antrian yang belum terkirim akan berstatus Paused dan tidak diproses sementara.
  3. Untuk melanjutkan, klik Aktifkan kembali. Antrian yang di-pause akan dikembalikan ke Scheduled dan pengiriman dilanjutkan.

Stop Campaign

Untuk menghentikan campaign secara permanen, klik Stop Campaign. Semua antrian yang belum terkirim (status Scheduled dan Paused) akan berstatus Stop dan tidak akan dikirim. Tindakan ini tidak bisa dibatalkan.

Mengelola Penerima Aktif

Anda bisa menambah atau menghapus penerima dari campaign yang sedang aktif:

  • Tambah penerima — Sistem akan membuat antrian untuk semua step yang belum lewat waktunya, dihitung dari tanggal terdaftar hari ini.
  • Hapus penerima — Semua antrian yang belum terkirim dari penerima tersebut akan dihentikan (status Stop). Pesan yang sudah terkirim tidak terpengaruh.

Monitoring & Analitik

Buka halaman Detail Campaign untuk melihat laporan lengkap:

MetrikKeterangan
Total PesanJumlah semua antrian yang dibuat
ScheduledMenunggu waktu kirim
SentSudah dikirim ke WA engine
DeliveredTerkirim ke perangkat penerima (centang dua)
ReadSudah dibaca penerima (centang dua biru)
FailedGagal terkirim
Reply RatePersentase penerima yang membalas setelah menerima pesan

Statistik juga ditampilkan per step sehingga Anda bisa melihat step mana yang paling efektif menghasilkan respons.

Tips Penggunaan

  • Mulai dengan delay realistis. Beri jeda minimal 30 menit antara step di hari yang sama agar tidak terkesan spam.
  • Gunakan jam aktif sesuai target. Atur jam aktif ke waktu di mana audience Anda paling aktif, misalnya 08:00–18:00 untuk target bisnis.
  • Tes dengan grup kecil dulu. Sebelum aktivasi ke ribuan penerima, coba dengan 5–10 nomor untuk memastikan isi pesan dan timing sudah tepat.
  • Manfaatkan variabel opt1–opt7. Simpan data kontekstual seperti nama produk yang dibeli, tanggal trial habis, atau kode unik per penerima untuk meningkatkan relevansi pesan.
  • Pantau Failed secara berkala. Jika banyak antrian berstatus Failed, cek koneksi device dan pastikan nomor tujuan masih aktif di WhatsApp.

Terakhir diperbarui: 11 May 2026

Footer Ads Info alatwa.com
shape

Tingkatkan Produktivitas Anda Sekarang!

Rasakan sensasi produktivitas yang lebih baik dengan menggunakan Alat WA, Anda tidak perlu membalas secara manual satu persatu karena sudah dihandle oleh robot. Anda cukup follow up customer yang membutuhkan hal spesifik yang tidak bisa dilayani oleh robot.

Anda tidak perlu menyiapkan server, anda hanya perlu berlangganan dan bisa langsung digunakan, cukup scan qrcode whatsapp maka whatsapp anda akan terhubung dengan sistem Alat WA

WhatsApp